Friday, May 6, 2011

Capek Lagi , Jelang Lawan Jeonbuk

Meski sedang ‘gonjang-ganjing’ diterpa krisis finansial dan manajerial, Arema memastikan keberangkatannya ke Korea Selatan. Siap melakoni laga lanjutan AFC Champions League melawan Jeonbuk Hyundai Motors, Singo Edan membawa 18 pemain.
Skuad Arema saat menjamu Jeonbuk di Kanjuruhan beberapa waktu silam. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

“Kita pastikan Arema berangkat pada Sabtu (7/5), dan tidak terpengaruh dengan adanya krisis keuangan yang terjadi dalam manajemen,” ujar Media Officer Arema, Sudarmadji, Jumat (6/5). Sesuai jadwal, Arema akan menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors pada partai pamungkas penyisihan Grup G, di Jeonju World Cup Stadium pada Selasa (10/5) mendatang.
Lebih jauh, mantan wartawan asal Banyuwangi itu berharap, masalah krisis keuangan yang menimpah Arema tidak sampai mengganggu konsentrasi pemain saat menjalani laga terakhir LCA di Korea Selatan. “Kita semua berharap, agar masalah krisis keuangan ini tidak sampai menganggu pemain dalam bertanding nantinya, dan manajemen bisa memenuhi kewajiban pemain serta seluruh karyawan setelah lawatan Arema dari Korea Selatan.”
Sementara itu, total pemain yang ikut serta dalam lawatan terakhir Arema yakni sebanyak 18 pemain, kecuali Purwaka, Esteban Guillen serta penjaga gawang Kurnia Meiga Hermansyah. Pelatih Arema, Miroslav Janu mengatakan, ketiga pemain yang tidak ikut serta ke Korea Selatan itu mengalami beberapa kendala, seperti Purwaka dan Kurnia Meiga yang mengalami cedera, sedangkan Esteban mengalami kendala pada visa keberangkatan.
“Laga tandang kita ke Korea hanya membawa 18 pemain, namun tidak ada nama Purwaka karena cedera. Sedangkan Esteban tidak bisa berangkat karena problem visa,” jelas Head Coach asal Republik Ceska tersebut.
Ke-18 pemain yang akan berangkat meliputi Achmad Kurniawan (gk), Aji Saka (gk), Waluyo, Leonard Tupamahu, Benny Wahyudi, Farizi, Ahmad Bustomi, Juan Revi, Hendra Ridwan, Dendi Santoso, TA Musafri, Ridhuan Muhamad, Noh Alam Shah, Zulkifli, Ahmad Amirudin, Yongki Aribowo, Fakhrudin serta Roman Chmelo. (onn/lia)

Tiga Investor 'Kakap'Siap Ambil Alih Arema

Rencana lelang Arema demi tuntasnya krisis finansial nampaknya akan segera terealisasi. Bak gayung bersambut, sejauh ini sudah ada tiga investor ‘kakap’ yang mengantri untuk bisa mendapatkan hak pengelolaan klub kebanggan Aremania ini.


Tunggu Bola. Skuad Arema kini menunggu siapakah pihak yang akan menjadi 'penyelamat' klub. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Seperti dilansir dari Kompas, tiga calon investor tersebut adalah MNC Group, Bakrie Group dan Arifin Panigoro. Tiga investor ini bisa jadi akan mati-matian bertarung untuk bisa mengelola klub yang menjadi kampiun ISL musim lalu tersebut.
Yang menarik, pihak Bakrie sesungguhnya bukan nama baru di manajemen klub yang berdiri 11 Agustus 1987 ini. Musim ini, grup Bakrie, melalui Ijen Nirwana dan Surabaya Post telah menjadi sponsor resmi Arema. Sama seperti Bakrie, Arifin Panigoro dan Konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI), juga disebut-sebut bakal mengambil hak pengelolaan Arema. Bahkan, tengara ini ditegaskan oleh salah seorang penggagas bergulirnya LPI sekaligus orang dekat Arifin Panigoro, Meiriyon Moeis.
“Konsorsium LPI sejak awal sudah menjalin kerja sama dengan pemegang saham PT. Arema Indonesia dan tetap menghormati komitmen yang ada. Dinamika yang terjadi akan kami analisa dengan tetap mengedepankan aspek feasibility (kelayakan usaha) dan rekam jejak Arema dalam sepak bola nasional,” beber pria yang disegani di kalangan wartawan tersebut kepada ONGISNADE (6/5).
Berbeda dengan dua investor sebelumnya, MNC Group merupakan nama baru bagi Arema. Namun, disebut-sebut, peluang grup ini memegang hak pengelolaan Arema cukup besar. Pasalnya, menurut salah seorang sumber ONGISNADE, investor yang satu ini direkomendasikan langsung oleh salah satu petinggi PT. Liga Indonesia yang memang musim lalu juga berperan besar dalam melobi Robert Alberts untuk bersedia menukangi Arema. (onn/ddy/ale)